Gagasan
Opini

Menjaga Integritas Jurnalisme di Era Digital: Tantangan dan Peluang

Senin, 6 Juli 2026
3 Kali Dilihat
Menjaga Integritas Jurnalisme di Era Digital: Tantangan dan Peluang

Di tengah arus informasi yang semakin deras, menjaga standar dan integritas jurnalisme menjadi tantangan tersendiri bagi insan pers.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyatakan pemerintah masih mengkaji rencana mengikutkan narapidana penerima amnesti dalam program Komponen Cadangan (Komcad). Usulan tersebut akan dibahas setelah pemerintah menyelesaikan proses pengajuan amnesti sesuai mekanisme yang berlaku. “Kami ajukan dulu usulannya untuk dapatkan amnesti, nanti sesuai rencana apakah memang akan dilakukan program itu atau tidak,” kata Agus di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (7/7), malam. Agus menjelaskan rencana tersebut belum menjadi keputusan final. Pemerintah  akan mengajukan usulan pemberian amnesti, kemudian mengevaluasi apakah program Komcad akan diterapkan.
“Jadi yang usia produktif supaya mereka tidak terlena, untuk mengembalikan kesiapan mereka kembali ke masyarakat, karena mereka usianya produktif,” ujarnya. Sebelumnya, mengatakan Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan amnesti kepada napi berusia di bawah 35 tahun pada 17 Agustus 2026. Penerima amnesti tiak langsung dibebaskan, tetapi harus mengikuti program Komcad sebagai bagian dari pembinaan sekaligus mengurangi kelebihan kapasitas lapas.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Menteri Imipas Ungkap Alasan Napi Penerima Amnesti Diusulkan Ikut Komcad" , https://katadata.co.id/berita/nasional/6a4dbb1fe1ba2/menteri-imipas-ungkap-alasan-napi-penerima-amnesti-diusulkan-ikut-komcad
Penulis: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Ameidyo Daud Nasution
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Menteri Imipas Ungkap Alasan Napi Penerima Amnesti Diusulkan Ikut Komcad" , https://katadata.co.id/berita/nasional/6a4dbb1fe1ba2/menteri-imipas-ungkap-alasan-napi-penerima-amnesti-diusulkan-ikut-komcad
Penulis: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Ameidyo Daud Nasution